MANADOUPDATE.COM-Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sulawesi Utara pada Maret 2026 mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara, jumlah wisman yang datang langsung ke daerah ini mencapai 11.517 kunjungan.
Angka tersebut meningkat 161,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/y-on-y). Sementara dibandingkan Februari 2026, jumlah kunjungan juga naik sekitar 25,31 persen.
Kenaikan ini menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata Sulawesi Utara yang terus menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan sepanjang awal tahun 2026.
Data BPS mencatat, wisatawan asal Korea Selatan masih menjadi penyumbang terbesar kunjungan wisman ke Sulut. Selain itu, wisatawan asal Tiongkok juga mendominasi kedatangan turis asing ke daerah Nyiur Melambai.
Tidak hanya sektor kunjungan wisatawan asing, tingkat hunian hotel berbintang di Sulawesi Utara juga mengalami peningkatan. Pada Maret 2026, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 43,28 persen atau naik 9,82 poin dibandingkan Maret 2025.
Selain wisman, aktivitas perjalanan wisata domestik juga menunjukkan pertumbuhan. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara di Sulawesi Utara pada Maret 2026 tercatat mencapai 1.295.077 perjalanan atau naik 35,66 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara perjalanan wisatawan nasional ke luar negeri mencapai 1.502 perjalanan, meningkat 23,93 persen secara tahunan.
Meski demikian, BPS mencatat rata-rata lama menginap wisatawan di hotel masih relatif singkat. Rata-rata tamu hotel berbintang hanya menginap sekitar 1,66 hari. Kondisi ini dinilai menjadi tantangan bagi pemerintah daerah dan pelaku industri pariwisata untuk menghadirkan lebih banyak paket wisata dan destinasi unggulan agar wisatawan tinggal lebih lama di Sulawesi Utara.
Secara nasional, BPS juga melaporkan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Maret 2026 mencapai 1,09 juta kunjungan. Sulawesi Utara menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan kunjungan wisatawan asing yang cukup menonjol di Indonesia timur.(***)












