Hari Pertama Kerja, Gubernur Yulius Selvanus Ingatkan Tak Boleh Ada Lagi Balas Dendam Karena Beda Politik

Gubernur Yulius Selvanus mengingatkan kepada semua jajarannya baik di pemprov maupun kabupaten kota agar tidak boleh lagi ada balas dendam karena beda politik saat pilkada, Rabu (05/03).
Gubernur Yulius Selvanus mengingatkan kepada semua jajarannya baik di pemprov maupun kabupaten kota agar tidak boleh lagi ada balas dendam karena beda politik saat pilkada, Rabu (05/03).

MANADOUPDATE.COM – MANADO, Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus mengingatkan tidak boleh ada lagi yang namanya balas dendam karena beda pandangan politik.

Hal itu dia tegaskan di apel perdananya bersama para ASN di Lingkup Pemprov Sulut, Rabu 5 Maret 2025.

Gubernur bilang, dirinya mendengar di beberapa kabupaten/kota adanya isu pangkas memangkas ASN karena berseberangan saat Pilkada lalu.

Menurutnya hal itu keliru dan tidak baik untuk dilakukan dalam pelaksanaan pemerintahan.

“Saya dengar di beberapa kabupaten kota ada ASN yang pro sana pro sini akan dinonjobkan. Itukan tidak benar, tidak boleh lagi ada hal semacam itu, sudah selesai,” tegas gubernur.

Selvanus menambahkan kalau ASN memiliki hak memilih dengan hati nuraninya.

“ASN kan boleh memilih, tapi dia tidak boleh berkampanye. Kalau kemudian dia berpihak karena keluargannya, karena satu kampung ya sah-sah saja. Tapi ketika ketahuan sama pihak lawan ya itu resiko,” kata gubernur.

Meski begitu, Gubernur Yulius menyayangkan hal seperti itu. Dirinya berharap ASN dinilai dari kinerjanya yang profesional sebagai pelayan masyarakat.

“Tapi kan tidak boleh seperti itu, kemudian menonjobkan ASN karena balas dendam atau mencopot jabatannya. Kecuali dilakukan itu karena tidak profesionalnya dia sebagai ASN ya silahkan saja. Tetapi kalau hanya beda pilihan atau beda partai, maka itu tidak bisa,” pungkasnya. (**)

Penulis: AxelEditor: Christiano

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *