MANADOUPDATE.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program andalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, resmi diluncurkan di 25 provinsi, termasuk Sulawesi Utara, pada Senin (06/01)
Berdasarkan pantauan ManadoUpdate, program ini baru mulai diterapkan di 5 sekolah. Program ini ternyata memiliki sejumlah dampak samping bagi siswa dan orang tua. Menurut orang tua, program ini akan mempengaruhi pengeluaran mereka.
Seperti halnya Ibu Silvanty, orang tua siswa mengatakan, dia akan memangkas uang jajan anaknya saat program MBG ini mulai dijalankan di sekolah anaknya.

“Yah tentunya akan dikurangi (uang jajan), dari lima ribu menjadi tiga ribu rupiah” kata Silvanty saat di temui di sekolah anaknya.
Dengan demikian, pemangkasan uang jajan ini akan mengurangi biaya orang tua sebesar 30-50%.
Menurut Silvanty, dirinya tetap akan memberikan biaya transportasi kepada anaknya.
Sementara itu, Teophilus seorang siswa SMA di manado berharap dengan adanya program ini, orangtuanya tidak akan memotong uang jajannya secara signifikan.
“Semoga papa dan mama masih pertahankan jumlah uang jajan, gawat kalau dipotong” harap Theo dengan cemas.
Tujuan Program MBG sebenarnya cukup positif, diantaranya:
1. Mencerdaskan generasi menuju Indonesia Emas 2045,
2. Menekan angka stunting,
3. Meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan,
namun dalam penerapannya masih membutuhkan pengaturan yang lebih mendetail dan seksama, untuk menghindari hal yang merugikan bagi siswa, orangtua, maupun semua pihak yang terlibat. (**)












