Setahun YSK-Victor Pimpin Sulut, Sekertaris DPD Gerindra Sulut Nilai Arah Pembangunan Telah Tertata Kuat dari Dasar Fondasi

MANADOUPDATE.COM — Sekertaris DPD Gerindra Sulawesi Utara Harvany Boky buka suara soal kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dan Wakil Gubernur J. Victor Mailangkay, SH, MH, yang telah genap satu tahun secara De Facto, pada Kamis 5 Maret 2026.

Harvany mengapresiasi kepemimpinan dari Gubernur Yulius Selvanus selama satu tahun ini yang dianggap mampu meletakkan Dasar dan Fondasi yang kokoh di berbagai sektor penting dan strategis.

Menurut Harvany, dengan Fondasi yang kokoh, arah pembangunan dipastikan akan berjalan stabil menuju daerah yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.

“Pemerintahan Bapak Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay telah menentukan arah yang jelas, dan telah memiliki visi jangka panjang,” ujar Harvany.

Ia menerangkan, salah satunya dari sisi pariwisata daerah. Terobosan yang dilakukan Gubernur dianggap begitu menyegarkan dunia pariwisata Sulut.

“Lihat saja, sejak awal pemerintahan, pariwisata daerah mulai direvitalisasi secara serius. Bukit Kasih yang terlantar selama puluhan tahun langsung ditata, sejumlah fasilitas diperbaiki, museum daerah di modernisasi, dan banyak contoh lainnya,” terang Harvany.

Ia juga bilang bahwa sejumlah penerbangan masuk dan keluar sejumlah negara, juga dipastikan akan membawa angin segar bagi dunia Pariwisata daerah.

“Dengan masuknya para wisatawan asing ke daerah ini, pastinya pariwisata Sulut akan lebih bergairah, sejumlah sektor penunjang pariwisata dipastikan akan bangkit, dan jelas UMKM kepariwisataan akan tertopang,” jelas Harvany.

Dari sisi ketahanan pangan juga mendapatkan sorotan dari Sekertaris DPD Gerindra Sulut yang berjiwa sosial ini. Menurutnya ketahanan pangan menjadi prioritas nyata, dalam pemerintahan ini.

“Pemerintah telah menetapkan Gerakan pangan murah di 190 titik, sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Cadangan pangan daerah juga sudah disalurkan pemerintah dan panen raya juga sudah dilakukan,” sebut Harvany.
Ia menerangkan bahwa dengan menyiapkan 2000 hektare lahan untuk padi untuk dibuka, maka akan menjadi dasar yang kuat bagi ketahanan pangan daerah.

“Program “Tanam apa yang dimakan, dan makan apa yang ditanam” juga sudah digerakkan hingga ke pelosok daerah, yang menandakan bahwa seluruh komponen pemerintahan sudah paham akan filosofi kemandirian,” sebutnya.

Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, Sulawesi Utara dipersiapkan agar tidak tergantung sepenuhnya pada pasokan luar. Kemandirian pangan dipastikan memperkuat stabilitas ekonomi daerah.

Selain itu, dengan diserahkannya Supersub RTRW dan SK 63 blok WPR, telah menunjukkan kepedulian Gubernur akan masa depan daerah, khususnya di bidang pertambangan, lingkungan hidup dan pemanfaatan ruang yang berpayung hukum.

“Gubernur sangat memperhatikan hal ini, terutama terhadap masyarakat pertambangan rakyat. Dengan disahkannya WPR yang menuju IPR, maka hak-hak rakyat petambang mendapatkan perhatian serius. Mereka dilindungi hukum, tak ada lagi ketakutan beraktifitas di tambang, dan lingkungan juga diperhatikan. Kesemuanya itu sudah diatur dalam WPR dan IPR.” jelas Harvany.

Ia juga menyorot dari sektor Olahraga, dimana perhatian Gubernur Yulius terhadap olahraga daerah sangat besar.

“Olahraga Sulawesi Utara bangkit kembali di tangan Pak Gubernur Selvanus, dan beliau tidak memilih-milih beberapa cabang olahraga saja, tapi semua diperhatikan dengan seksama.” ungkap Harvany.

Harvany menjelaskan bahwa Gubernur Yulius adalah sosok yang tidak hanya suka olahraga, tapi juga mantan atlet olahraga, dimana bidang ini telah mendarah daging dalam tubuhnya.

“Salah satu contoh adalah dengan menghidupkan kembali Persma 1960, yang telah mati suri selama bertahun-tahun. Warga Manado dan masyarakat Sulawesi Utara terlihat begitu bersemangat dengan bangkitnya persepakbolaan daerah!” kata Harvany.

Menurutnya ini merupakan bukti keberhasilan YSK menggairahkan kembali olahraga daerah, dan sangat pantas jika beliau digelar sebagai Bapak Olahraga Sulut.

Tak hanya itu, dari sisi ekonomi, Sulawesi Utara mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Disampaikan Harvany, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Sulut, secara kumulatif, ekonomi Sulut tumbuh 5,66 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Industri pengolahan tumbuh sebesar 9,97 persen. Dan bahkan Ekspor luar negeri melonjak 28,42 persen. Ini artinya bahwa Sulawesi Utara telah menunjukkan geliat pertumbuhan yang sangat positif, yang nantinya akan dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Utara kedepannya,” jelas Harvany.

Harvany mengatakan bahwa sejumlah hal diatas hanyalah contoh dari sejumlah keberhasilan pemerintahan YSK-Victor dalam memimpin daerah ini, dimana arah kepemimpinan itu sudah jelas, yaitu untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

“Memang masih dibutuhkan waktu yang lumayan panjang hingga seluruh program dari pemerintahan Pak Yulius dan Pak Victor untuk bisa berdampak dan dirasakan secara menyeluruh oleh masyarakat, namun fondasinya sudah tertata baik. Kiranya warga Sulawesi Utara memberikan dukungan kepada pemerintahan YSK-Victor, dan bersama mengawal agar mampu Maju bersama, menuju Sulut yang Sejahtera dan Berkelanjutan, pungkas Harvany. (**)

Penulis: ChrisEditor: Jordan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *