MANADOUPDATE,COM-Nama DM alias Onal bikin onar di kawasan pertambangan rakyat Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara.
Onal disebut-sebut beberapa kali terlibat persoalan yang memicu kegaduhan di lokasi tambang.
Satu contoh dalam operasi penertiban senjata tajam yang digelar aparat kepolisian beberapa waktu lalu, Onal diamankan setelah diduga tidak mengindahkan instruksi petugas.
Dari informasi yang beredar, ia tetap membawa senjata tajam saat operasi berlangsung sehingga akhirnya harus diamankan di kantor polisi untuk menjalani proses hukum.
Belakangan, muncul pula berbagai cerita dari sejumlah pihak yang mengaku mengetahui aktivitas Onal selama bekerja di salah satu lokasi tambang rakyat.
Dari pengakuan di lokasi, Onal diduga pernah melontarkan kata-kata kasar makian kepada GG, yang tidak lain sebagai orang yang memberinya pekerjaan.
Perselisihan itu, menurut sumber yang sama, berujung pada berakhirnya hubungan kerja Onal di lokasi tambang tersebut.
Namun setelah tidak lagi bekerja, Onal disebut menggiring narasi bahwa upah kerjanya belum dibayarkan.
Klaim itu dibantah Rio Koyong, yang akrab disapa Tayo’. Menurut Rio, seluruh hak atau upah kerja Onal telah diselesaikan.
Sehingga persoalan upah kerja diduga hanya jadi dalil Onal.
Menanggapi polemik tersebut, Ketua Aliansi Lingkar Tambang Ratatotok, Deddy Rundengan, meminta aparat kepolisian menelusuri informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Menurutnya, jika benar narasi yang beredar hanya dipicu persoalan pribadi, maka penyebarannya berpotensi menimbulkan opini yang keliru dan berdampak pada citra serta aktivitas pertambangan rakyat di Ratatotok secara keseluruhan.













