MANADOUPDATE.COM-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menunjukkan komitmennya menghadirkan pelayanan publik yang berpihak kepada masyarakat. Sebanyak 134 pasangan resmi mengikuti Pencatatan Perkawinan Massal Tahun 2026 yang digelar di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Selasa (21/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Kependudukan Sedunia 2026.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. menegaskan bahwa pencatatan perkawinan bukan sekadar memenuhi administrasi, melainkan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan melindungi hak-hak setiap warga negara.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan komitmen untuk menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat,” tegas Gubernur.
Yulius mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga ratusan pasangan dapat memperoleh dokumen perkawinan resmi. Menurutnya, legalitas tersebut menjadi fondasi penting bagi keluarga untuk mengakses berbagai layanan publik, mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial hingga pelayanan administrasi lainnya.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama pembangunan daerah dan bangsa. Keluarga yang memiliki kepastian hukum serta administrasi kependudukan yang tertib diyakini akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, produktif, dan berkarakter.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan data kependudukan yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, setiap peristiwa penting kependudukan, termasuk perkawinan, kelahiran, kematian, dan perpindahan penduduk, harus tercatat dengan baik.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara turut menyerahkan penghargaan kepada pemerintah kabupaten dan kota yang berhasil menghadirkan inovasi pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan.
Gubernur berharap inovasi tersebut tidak berhenti sebagai ajang kompetisi, tetapi menjadi budaya kerja yang mampu menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan yang lebih cepat, mudah, inklusif, transparan, dan berbasis digital di seluruh wilayah Sulawesi Utara.
Secara khusus, Yulius menyampaikan ucapan selamat kepada 134 pasangan yang telah resmi mencatatkan perkawinannya. Ia berharap setiap keluarga yang terbentuk mampu menjadi keluarga harmonis, penuh kasih sayang, saling menghormati, serta menjadi teladan dalam membangun generasi penerus Sulawesi Utara yang unggul.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.(***)













