MANADOUPDATE.COM – Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) memperkuat pengelolaan keuangan daerah kembali ditegaskan melalui sidang perdana Majelis Pertimbangan Penyelesaian Kerugian Daerah (MPPKD) tahun 2026.
Sidang yang digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026 tersebut menghadirkan 12 tertuntut dalam proses penyelesaian kerugian keuangan daerah.
Hasilnya cukup signifikan. Dalam proses persidangan, para tertuntut menunjukkan sikap kooperatif dengan melakukan pembayaran langsung ke kas daerah.
Total uang yang berhasil disetorkan mencapai Rp289.148.547.
Pelaksanaan sidang MPPKD ini menjadi bagian dari langkah Pemprov Sulut dalam memperkuat akuntabilitas sekaligus transparansi pengelolaan keuangan daerah.
Sidang dipimpin jajaran pimpinan MPPKD Pemprov Sulut, yakni Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara selaku Ketua Majelis, Inspektur Daerah Provinsi Sulawesi Utara sebagai Wakil Ketua Majelis, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah selaku Sekretaris Majelis.
Pemulihan Kerugian Daerah Terus Digenjot
Pemprov Sulut menyebut pelaksanaan MPPKD merupakan bagian dari semangat “Satu Komando” dalam mendukung visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Sulawesi Utara.
Khususnya, MPPKD berkaitan dengan agenda mencegah dan memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), serta memperkuat sistem pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.
Catatan penerimaan dari Tuntutan Ganti Kerugian (TGR) Keuangan Daerah juga menunjukkan angka cukup besar.
Sepanjang 2025, MPPKD berhasil menghimpun penerimaan TGR sebesar Rp7.393.194.560,03.
Sementara itu, berdasarkan data rekening penerimaan Pemprov Sulut, pembayaran TGR hingga akhir Juli 2026 telah mencapai Rp3.091.054.672,40.
Targetkan Pengelolaan Keuangan Semakin Transparan
Pemprov Sulut menegaskan konsistensi pelaksanaan sidang MPPKD diharapkan mampu memperkuat tata kelola keuangan daerah.
Langkah tersebut diarahkan agar pengelolaan keuangan Pemprov Sulut semakin transparan, akuntabel dan bebas dari penyimpangan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Sulawesi Utara yang maju, sejahtera dan berkelanjutan.(***)













