MANADOUPDATE.COM-Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Sulawesi Utara menjadi momentum penting bagi Pemerintah Provinsi Sulut untuk memperkuat komitmen dalam melindungi generasi penerus bangsa. Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, menyerukan gerakan bersama mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak.
Seruan tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Hari Anak Nasional 2026 yang digelar di Aula Mapalus, Kantor Gubernur Sulut. Acara diikuti ratusan anak dari berbagai daerah bersama para guru, orang tua, serta jajaran pemerintah.
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tugas pemerintah. Menurutnya, keluarga, sekolah, masyarakat hingga dunia usaha harus membangun kolaborasi agar setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan karakter maupun prestasi.
“Anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu mereka harus dijauhkan dari kekerasan, perundungan, eksploitasi, hingga ancaman penyalahgunaan teknologi digital,” tegas Gubernur.
Festival Hari Anak Nasional tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Berbagai aktivitas edukatif seperti literasi, permainan tradisional, dongeng, hingga kegiatan kreatif digelar untuk mendorong anak-anak lebih aktif berinteraksi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 menjadi awal lahirnya gerakan nyata yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam menciptakan daerah yang benar-benar ramah anak.
Dengan terciptanya lingkungan yang aman, inklusif, dan penuh kasih, Sulawesi Utara diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menjadi pemimpin Indonesia di masa mendatang.(***)













