MANADOUPDATE.COM-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., bersama Wakil Gubernur Dr. Victor Mailangkay, S.H., M.H., menerima massa aksi damai yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Patuh dan Tulus (Mapalus) Pendukung Prabowo-Gibran (Pragib) Sulawesi Utara di Kantor Gubernur Sulut, Kamis (25/6).
Ratusan peserta aksi menyampaikan dukungan terhadap sejumlah program prioritas Pemerintah Pusat sekaligus menyuarakan aspirasi terkait sektor pertambangan dan pertanian di Sulawesi Utara.
Sebagai bentuk keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat, Gubernur Yulius mengundang sekitar 20 perwakilan massa untuk berdialog secara langsung di ruang rapat Kantor Gubernur. Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan menyampaikan berbagai masukan dan harapan terkait kebijakan pembangunan daerah maupun program nasional yang sedang berjalan.
Usai dialog, Gubernur Yulius menemui seluruh peserta aksi yang berada di halaman kantor gubernur. Dari atas kendaraan operasional yang digunakan massa aksi, ia menyampaikan sejumlah penjelasan dan tanggapan agar informasi pemerintah dapat diterima secara langsung oleh seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih yang menjadi bagian dari program strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan pelajar, tetapi juga memiliki dampak ekonomi yang luas. Program tersebut dinilai mampu menggerakkan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta memperkuat peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam rantai pasok pangan daerah.
Di hadapan massa, Gubernur Yulius juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan yang berhasil diraih Sulawesi Utara. Salah satunya adalah keberhasilan daerah ini menempati posisi pertama di Pulau Sulawesi dalam upaya percepatan penurunan angka stunting. Capaian tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi yang memadai.
Selain itu, Gubernur menjelaskan berbagai bentuk dukungan Pemerintah Pusat terhadap penguatan ketahanan pangan di Sulawesi Utara. Dukungan tersebut meliputi pengembangan lahan sawah seluas 15 ribu hektare, bantuan benih jagung untuk lahan seluas 15 ribu hektare, serta bantuan bibit kelapa yang diperuntukkan bagi para petani.
Menanggapi aspirasi mengenai percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus melakukan koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat serta kementerian terkait.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat proses penyelesaian regulasi dan legalisasi kegiatan pertambangan rakyat sehingga para penambang memperoleh kepastian hukum, perlindungan kerja, serta dapat menjalankan aktivitas pertambangan secara aman dan berkelanjutan.
Aksi penyampaian pendapat berlangsung tertib, aman, dan kondusif sejak dimulai hingga berakhir. Setelah menerima penjelasan dan tanggapan resmi dari Gubernur Sulawesi Utara, massa aksi Koalisi Mapalus Pragib membubarkan diri secara teratur dan melanjutkan perjalanan menuju Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara untuk menyampaikan aspirasi lanjutan dengan pengawalan aparat keamanan.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara akan terus mendukung program-program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan aspirasi warga tetap didengar dan diperjuangkan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegas Gubernur Yulius.(***)













