Persma 1960 Akan Dikelola Profesional Tanpa APBD/APBN, ‎Ismed Sofyan: Kami tidak main-main!

Punggawa Timnas dan mantan Kapten Persija, yang kini berprofesi sebagai seorang pengusaha, Ismed Sofyan akan bergabung dengan manajemen Persma 1960. Via telepon Sofyan bilang Persma akan dikelola secara profesional tanpa anggaran APBD APBN, Sabtu 01/11/2025.
Punggawa Timnas dan mantan Kapten Persija, yang kini berprofesi sebagai seorang pengusaha, Ismed Sofyan akan bergabung dengan manajemen Persma 1960. Via telepon Sofyan bilang Persma akan dikelola secara profesional tanpa anggaran APBD APBN, Sabtu 01/11/2025.

MANADOUPDATE.COM — Legenda Sepak Bola Nasional Ismed Sofyan, mantan kapten Persija dan pemain timnas Indonesia, kini turut memperkuat manajemen baru Persma 1960.

‎Ketika dihubungi via telepon, Ismed menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata komitmen untuk membangun kembali kejayaan sepak bola Sulawesi Utara secara profesional.

‎“Yang pertama saya ucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur dan juga kepada seluruh pengurus serta pelaku sepak bola yang ada di Manado. Syukur kita sekarang sudah mulai mengembalikan kejayaan sepak bola khususnya di Kota Manado yang sudah lama tertinggal,” tutur Ismed, Sabtu 01 November 2025.

‎Sofyan menilai dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi sinyal positif bahwa olahraga Sulut kini benar-benar diberi ruang untuk berkembang.

‎“Syukur juga Pak Gubernur Yulius Selvanus sangat mensupport dan mendukung penuh, bersama semua elemen. Ini langkah yang baik untuk sepak bola Manado,” katanya.

‎Namun, menurutnya, kebangkitan ini tidak boleh hanya mengandalkan semangat, tapi harus diikuti dengan sistem yang kuat dan berkelanjutan.

‎“Saya pikir ini saat yang tepat untuk memanfaatkan momentum, terutama bagi putra-putra Manado yang punya potensi, keinginan, dan kemauan untuk menjadi pemain sepak bola profesional. Karena sejarah sepak bola Manado itu besar dulu kita punya banyak pemain nasional seperti Firman Utina, Francis Wewengkang, Stanley Mamuaya, dan Adrian Rippitoy. Ini harus jadi inspirasi untuk generasi muda,” tegasnya.

‎Dalam waktu dekat, Ismet menyampaikan bahwa Persma 1960 akan menggelar seleksi terbuka bagi masyarakat Manado.

‎“Pastinya kita akan melakukan seleksi tahap pertama khusus untuk masyarakat Manado. Kita akan buka kesempatan seluas-luasnya, siapa pun yang punya potensi akan kita rekrut. Dan yang terpenting, kita akan mengutamakan pemain-pemain Manado sendiri,” ujarnya.

‎Ismed menegaskan, manajemen Persma 1960 akan bekerja tanpa menggunakan dana pemerintah.

‎“Kita tidak menggunakan APBN atau APBD. Semua murni profesional. Jadi kita tidak akan melibatkan anggaran pemerintah daerah. Ini penting supaya klub bisa mandiri dan benar-benar bekerja dengan sistem profesional,” tegasnya.

‎Ia menambahkan, target awal Persma 1960 sudah jelas naik ke Liga 3.

‎“Kami juga tidak menutupi ambisi. Target kita jelas, kita ingin promosi ke Liga 3. Tapi bukan cuma sekadar naik kasta, kita ingin membangun fondasi yang kuat agar tim ini bisa terus berkembang setiap tahun. Kita akan berusaha sekuat tenaga, dengan persiapan matang dan rekrutmen yang selektif,” kata Ismed.

‎Ia pun menutup dengan ajakan kepada masyarakat Manado untuk kembali mendukung klub kebanggaan mereka.

‎“Saya pribadi, Ismed Sofyan, sangat memohon doa dan dukungan dari masyarakat Manado. Silakan datang ke stadion, dukung kami, beri kritik dan saran untuk kemajuan Persma. Karena kami ingin membangun klub ini bersama-sama dengan masyarakat,” pungkasnya. (**)

Penulis: AxelEditor: Christiano

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *