MANADOUPDATE.COM — Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, kembali menegaskan arah besar pembangunan daerah saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di Universitas Klabat (Unklab), Airmadidi, Minahasa Utara, Kamis 26 Februari 2026.
Gubernur Yulius memaparkan berbagai strategi pembangunan Sulut lintas sektor, mulai dari penguatan ekonomi, tata kelola pemerintahan, hingga langkah strategis di sektor pertambangan yang kini tengah dipersiapkan secara matang, di hadapan para siswa, mahasiswa dan civitas akademika.
Gubernur YSK mengatakan, kuliah umum tersebut merupakan yang ketiga kalinya ia gelar di perguruan tinggi berbeda sebagai bagian dari komitmennya membangun sinergi antara pemerintah dan dunia akademik.
“Kuliah umum sudah saya gelar dua kali, ini ketiga di Unklab. Sebelumnya di dua universitas negeri dan swasta saya pilih Unklab,” ujar YSK.
Pada penyampaiannya, Gubernur YSK mengungkapkan bahwa kepemimpinannya banyak terinspirasi dari buku klasik strategi militer, The Art of War karya Sun Tzu.
Ia mengutip filosofi terkenal, “Kenali dirimu, kenali musuhmu, maka seribu kali berperang, seribu kali menang,” tegas Gubernur YSK.
Menurutnya, prinsip tersebut tidak hanya relevan dalam peperangan, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan.
“Itu yang saya terapkan di pemerintahan saat ini. Ketahui dirimu. Ini Sun Tzu yang bilang. Ilmu ini saya terapkan di sini,” tegasnya.
YSK menjelaskan, “kenali dirimu” dalam konteks pemerintahan berarti memahami secara jujur kondisi internal pemerintah daerah mulai dari kekuatan, kelemahan, potensi sumber daya, hingga tantangan birokrasi yang ada.
Dengan memahami kondisi internal secara objektif, pemerintah dapat merumuskan arah kebijakan yang tepat, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pendekatan ini, kata YSK, menjadi dasar dalam menyusun kebijakan strategis Sulut ke depan, termasuk memperkuat sektor pertambangan secara terencana, berkelanjutan, dan tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat.
Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berjalan tanpa arah. Pemerintah harus memahami peta kekuatan daerah, membaca tantangan global, serta menyiapkan strategi jangka panjang agar Sulut mampu bersaing dan terus bertumbuh.
Di akhir penyampaian materinya, Gubernur YSK memberikan apresiasi kepada Unklab yang dinilainya konsisten melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.
Sementara itu, Rektor Unklab, Prof. Danny Rantung, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur di tengah kesibukannya.
“Terima kasih banyak buat Bapak Gubernur YSK yang di tengah kesibukan bisa hadir bersama kami di sini,” ujar Rektor.
Ia menegaskan bahwa Unklab terus berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam membangun Sulawesi Utara agar semakin maju dan kuat dalam daya saing.
Secara khusus, Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Gubernur kepada Elvis Sumanti, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unklab, yang ditunjuk sebagai anggota gugus tugas penelusuran aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Diterangkannya, kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi akademik dan profesionalitas dosen Unklab diakui serta mampu berkontribusi nyata dalam tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berkualitas.
Rektor juga mengungkapkan rasa terima kasih atas rekomendasi yang diberikan Gubernur kepada Unklab untuk memperoleh bantuan pembangunan empat tower rumah susun di lingkungan kampus.
“Surat rekomendasi itu sangat penting bagi kami untuk mendapatkan bantuan empat tower rumah susun di Kampus Unklab,” jelasnya.
Kontribusi Unklab bagi Sulawesi Utara, menurut Rektor, terlihat melalui penyediaan sumber daya manusia profesional di berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, kesehatan, teknologi, dan manajemen. Para alumni Unklab kini tersebar di pemerintahan, dunia usaha, serta sektor pelayanan publik.
Kuliah umum ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (**)
Gubernur Yulius Paparkan arah Kebijakan Pembangunan Lintas Sektor, Saat Beri Kuliah Umum di Unklab












