MANADOUPDATE.COM-Atmosfer sepak bola di Sulawesi Utara kian menghangat menjelang bergulirnya Liga 4 Indonesia Piala Gubernur Sulawesi Utara 2026.
Sebanyak 12 klub dipastikan ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung pada 28 Maret hingga 12 April 2026.
Kepastian jumlah peserta tersebut diperoleh setelah panitia pelaksana menyelesaikan proses verifikasi terhadap klub-klub pendaftar.
Dari total 24 klub yang mengajukan diri, hanya 12 tim dinyatakan lolos seleksi administrasi yang dilakukan secara ketat oleh panitia bersama PSSI.
Sekretaris panitia, Fiko Onga, mengatakan proses verifikasi dilakukan untuk memastikan kesiapan klub secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun teknis tim.
“Proses verifikasi dilakukan secara ketat agar setiap klub benar-benar siap berkompetisi,” ujarnya. Menurut dia, langkah tersebut diambil guna menjaga kualitas turnamen serta menghadirkan pertandingan yang kompetitif dan profesional.
Seluruh pertandingan akan digelar di dua lokasi, yakni Stadion Klabat dan Lapangan Lantamal VIII Kairagi. Kedua venue tersebut telah dipersiapkan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan kompetisi.
Menjelang kick-off, panitia menyebut tingkat kesiapan penyelenggaraan telah mencapai sekitar 85 persen. Sejumlah aspek masih terus dimatangkan, mulai dari infrastruktur stadion, kesiapan tim, sistem pertandingan, hingga dukungan medis dan keamanan.
Panitia juga telah melakukan undian pembagian grup. Hasilnya, persaingan diperkirakan berlangsung ketat sejak babak penyisihan.
Pembagian Grup:
Grup A
PERSMIN Minahasa
SULUT FC
PUMA FC
PS Bank Sulut
Grup B
Klabat XIII Jaya Sakti FC
Persminsel
Bhayangkara Kawanua FC
Persibom Bolaang Mongondow
Grup C
Persma 1960 Manado
PS Kuda Laut Belang
Bolsel FX
PS MU Minahasa Utara
Dengan komposisi grup yang relatif merata, setiap tim diprediksi akan tampil maksimal demi mengamankan tiket ke babak berikutnya.
Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan sekaligus panggung bagi klub-klub lokal untuk menunjukkan kualitas dan daya saing mereka di tingkat daerah.(***)












