MANADOUPDATE.COM-Putaran Liga 4 PSSI Piala Gubernur Sulut 2026 telah usai, dengan mencatatkan Persma Manado sebagai Juara, dan Bolsel FC sebagai runner-up turnamen ini.
Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus sebagai inisiator turnamen ini, mampu mengangkat kembali gairah sepakbola Sulawesi Utara, yang memiliki akar dan tradisi sepakbola yang kuat.
Hal ini terbukti dengan melihat tingginya animo masyarakat Sulawesi Utara pada turnamen ini. Sejumlah laga mencatat kehadiran penonton yang cukup tinggi, mencapai angka 3000 penonton di sejumlah laga awal.
Apalagi saat laga Final antara Persma Manado Versus Bolsel FC, yang digelar pada Minggu, 19 April 2026 kemarin. Tercatat sebanyak kurang lebih 10 ribu penonton tumpah ruah memenuhi seluruh tribun penonton di Stadion Klabat.
Animo penonton yang luar biasa ini tak pelak menjadi penanda bangkitnya kembali olehraga Sepakbola di Sulawesi Utara.
Masyarakat pencinta bola yang telah absen tontonan bola yang berkualitas selama beberapa tahun terakhir ini, dipuaskan dahaganya kembali dengan adanya Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 ini.
Singkatnya, pelaksanaan Liga 4 Piala Gubernur Sulut ini sukses! Sukses menggairahkan kembali darah bola, tidak hanya di tubuh pemain dan pelatih, namun juga di tubuh jutaan pencinta bola Sulawesi Utara.
Namun belum banyak yang tahu, siapakah sosok central dibalik suksesnya pelaksanaan Liga 4 Piala Gubernur Sulut ini.
Ia adalah Fighter Aprilian, sang Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Piala Gubernur Sulut, sekaligus yang menjadi arsitek seluruh aspek turnamen ini. Dibawah arahannya, seluruh anggota panitia pelaksana bekerja ringkas, efektif, dan terarah.
Seluruh pertandingan tercatat berjalan dengan baik, adil, tanpa adanya muatan.
Hal ini menepis adanya tudingan pengaturan hasil pertandingan, dengan bersihnya seluruh pertandingan, dimana hasil akhir adalah murni merupakan cerminan kekuatan masing-masing tim yang bertanding.
Fakta ini juga disaksikan oleh penonton yang melihat secara langsung seluruh pertandingan yang berjalan di Stadion Klabat, meskipun menjadi catatan khusus adanya sejumlah oknum wasit yang kurang tegas dalam mengambil keputusan di dalam pertandingan, yang berpotensi mencoreng pelaksanaan turnamen ini. Namun secara keseluruhan, hasil pertandingan dapat dipertanggungjawabkan berjalan adil dan baik.
Ini semua dapat tercapai di bawah kepemimpinan Fighter Aprilian, seorang sosok pemikir dan taktisian, dengan pembawaan tenang, namun kharismatik, yang bekerja sama dengan Sekertaris Panpel Fiko Onga, dan Bendahara Panpel Faikar Afif Basalama, menambah harmonis kinerja Panpel secara keseluruhan.
Fighter bukan tipe yang berbicara banyak, dan berkoar menebar simpati lewat medsos ataupun pemberitaan, dia adalah tipe pekerja yang cenderung silent, namun ringkas, efektif dan terarah dalam memberikan petunjuk dan arahan pada anak buahnya.
Intinya, Fighter Aprilian menjadi maestro pelaksanaan Liga 4 Piala Gubernur Sulut hingga usainya pelaksanaan.
Sosok ini pun digadang-gadang bakal menahkodai Ketua PSSI Sulut kedepan. Melalui tangan dingin Fighter Aprilian diharapkan euforia Sepak Bola di Sulut bisa terus bergelora karena hal ini yang diinginkan oleh jutaan pecinta bola di Bumi Nyiur Melambai.(***)












