MANADOUPDATE.COM-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menunjukkan optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dengan menyoroti perkembangan signifikan sektor ekonomi kreatif (ekraf) serta arah kebijakan pariwisata menuju pasar global.
Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, memaparkan capaian tersebut dalam rapat bersama Komisi VII DPR RI. Ia mengungkapkan bahwa sektor ekraf mengalami lonjakan yang cukup signifikan dan mulai menjadi motor baru penggerak ekonomi daerah.
“Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Sulawesi Utara menunjukkan tren yang sangat positif. Ini menjadi peluang besar untuk mendorong ekonomi daerah lebih inklusif dan berdaya saing,” ujar Gubernur Yulius.
Menurutnya, penguatan sektor ekraf tidak hanya berdampak pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja serta memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang. Pemerintah pun terus mendorong peran UMKM dan industri kreatif agar semakin berkontribusi dalam struktur ekonomi daerah.
Selain itu, Gubernur juga menekankan strategi pengembangan pariwisata yang kini diarahkan ke pasar internasional. Upaya tersebut dilakukan melalui promosi destinasi unggulan, peningkatan konektivitas, serta kolaborasi lintas sektor.
“Kami terus memperkuat strategi pariwisata berbasis global, agar Sulawesi Utara semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan mancanegara,” tambahnya.
Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi berbagai program strategis.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pertumbuhan ekonomi Sulut akan terus meningkat dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dengan berbagai capaian dan strategi tersebut, Pemprov Sulut yakin sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Sulawesi Utara.(***)












