MANADOUPDATE,COM–Kerja sama antardaerah, termasuk dengan negara tetangga, dinilai dapat menjadi jembatan untuk mengubah wilayah perbatasan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Irwan Hasan saat menghadiri undangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam pembahasan pengembangan investasi di daerah perbatasan bersama Gubernur Generoso Republik Filipina beserta rombongan, Kamis (30/9/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Irwan mendorong agar kerja sama ekonomi antara Talaud dan Filipina tidak berhenti pada aktivitas perdagangan komoditas mentah, khususnya hasil perikanan.
Ia menilai, Talaud memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar sehingga perlu dikelola melalui konsep hilirisasi agar memberikan nilai tambah dan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat setempat.
“Saya memberi saran dan masukan bahwa Talaud jangan selalu dijadikan ladang subur untuk mengambil komoditas yang berlimpah tanpa keuntungan dan nilai tambah bagi kemakmuran masyarakat Talaud,” ujar Irwan.
Menurutnya, pengusaha asal Filipina yang hadir dalam pertemuan tersebut dapat diarahkan untuk melakukan investasi langsung di Talaud melalui skema business to business (B2B).
Irwan menawarkan agar pola kerja sama yang selama ini hanya berorientasi pada pembelian ikan dan aktivitas penangkapan mulai ditingkatkan dengan pembangunan industri pengolahan di Talaud.
“Mari kita tinggalkan skema lama, hanya beli ikan dan tangkap. Tetapi mereka harus bangun pabrik di Talaud,” katanya.
Menurut Irwan, keberadaan industri pengolahan di Talaud dapat memberikan sejumlah manfaat, mulai dari peningkatan harga komoditas, pembukaan lapangan pekerjaan, transfer pengetahuan dan teknologi, hingga mendorong keterlibatan pelaku usaha lokal.
Ia juga mendorong agar investor dari Filipina dapat membangun kolaborasi dengan pengusaha-pengusaha lokal Talaud.
“Sepanjang kita kerja sama hanya bahan baku dan penangkapan, kita akan rugi besar. Konsep hilirisasi sektor perikanan harus kita bangun. Kita punya ikan, kelola itu di Talaud supaya harganya naik,” ujarnya.
Irwan menambahkan, aktivitas industri perikanan di Talaud nantinya diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Perputaran uang, kata dia, tidak hanya terjadi pada sektor perikanan, tetapi juga dapat menggerakkan UMKM serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.
Selain itu, ia meyakini berbagai kebutuhan pendukung investasi seperti fasilitas dermaga, kepabeanan, karantina, energi hingga perizinan dapat memperoleh dukungan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat apabila rencana investasi tersebut mulai direalisasikan.
“Saya yakin fasilitas dermaga, bea cukai, karantina, energi dan semua perizinannya akan diperhatikan dan disupport penuh oleh provinsi dan pemerintah pusat ketika kegiatannya sudah akan dimulai,” katanya.
Irwan optimistis Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama jajaran terkait dapat merealisasikan peluang investasi tersebut, meski diakuinya masih terdapat tantangan pada aspek kebijakan.
“Saya percaya Pak Bupati, Ibu Bupati dan Pak Sekda bersama tim bisa merealisasikan itu sambil menerobos level kebijakan yang memang agak berat. Tapi saya bilang, kalau ada keinginan, tidak ada yang mustahil,” tuturnya.
Ia menegaskan, kerja sama antara Talaud dan Filipina diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi menghasilkan program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kerja sama antardaerah bukan sekadar berbagi beban, melainkan menyatukan potensi demi melipatgandakan kesejahteraan masyarakat di kedua belah pihak,” ujarnya.
Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya dapat dicapai melalui persaingan, tetapi juga melalui kolaborasi dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing wilayah.
“Sinergi yang kokoh tercipta ketika dua daerah mampu mengubah perbedaan potensi menjadi kekuatan ekonomi yang saling menghidupkan,” katanya.
Irwan juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengawal kerja sama tersebut agar benar-benar menghasilkan manfaat ekonomi bagi masyarakat Talaud.
Ia menilai sektor perikanan merupakan salah satu sektor strategis bagi perekonomian daerah, terlebih sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat Talaud berkaitan dengan sektor perikanan dan pertanian.
“Tidak mudah ke depan, tapi Talaud harus maju. Talaud daerah kaya. Mari kita bersama-sama dukung dan kawal kerja sama ini agar tidak menjadi sebuah seremoni saja, tetapi berujung pada hasil yang akan membawa masyarakat kita makmur dan berkeadilan,” pungkasnya.













