MANADOUPDATE.COM – Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) mendorong agar pembangunan sejumlah fasilitas di SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Kabupaten Minahasa, segera dirampungkan.
Hal tersebut disampaikan Gubernur YSK saat melakukan kunjungan ke SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Selasa (6/10/2026).
Dalam kunjungan itu, YSK disambut para siswa taruna bersama Kepala SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan, Brigjen TNI (Cpn) Rhino Charles Tuwo.
Kunjungan tersebut dimanfaatkan Gubernur untuk berinteraksi langsung dengan para siswa sebelum meninjau sejumlah ruang kelas serta fasilitas lain yang berada di lingkungan sekolah.
YSK melihat secara langsung kondisi dan kesiapan berbagai fasilitas pendidikan yang menjadi bagian penting dalam pengembangan SMA Taruna Nusantara di Sulawesi Utara.
Setelah meninjau lokasi, Gubernur berharap berbagai pekerjaan pembangunan yang masih belum rampung dapat segera dilaksanakan dan diselesaikan.
Menurutnya, percepatan pembangunan menjadi penting mengingat SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan akan segera diresmikan.
“Kita berharap pembangunan yang masih kurang bisa segera dikerjakan,” ujar YSK saat melakukan peninjauan.
SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan merupakan salah satu pengembangan kampus pendidikan Taruna Nusantara di luar Pulau Jawa.
Berdasarkan data Kemendikdasmen, kampus tersebut berada di Kecamatan Langowan Barat, Kabupaten Minahasa, dengan luas lahan mencapai sekitar 25 hektare.
Pembangunan SMA Taruna Nusantara Langowan sebelumnya juga telah mendapat perhatian pemerintah. Sejumlah pejabat nasional maupun daerah telah melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana sekolah.
Usai mengunjungi SMA Taruna Nusantara, agenda YSK berlanjut dengan singgah di pekuburan Keluarga Sigar di Langowan. Keluarga Sigar diketahui memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Prabowo Subianto.
Di lokasi tersebut, YSK turut meninjau kondisi areal pekuburan dan berharap kawasan itu dapat dibenahi serta ditata dengan lebih baik.
Gubernur meminta sejumlah bagian yang masih membutuhkan perhatian agar segera diperbaiki sehingga kawasan pekuburan terlihat lebih rapi, tertata dan nyaman.
Kunjungan YSK di Langowan tersebut sekaligus menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dua hal, yakni kesiapan fasilitas pendidikan SMA Taruna Nusantara serta penataan kawasan yang memiliki keterkaitan sejarah dengan keluarga Presiden Prabowo Subianto.
Bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, percepatan penyelesaian fasilitas SMA Taruna Nusantara menjadi bagian penting untuk mendukung keberadaan sekolah tersebut sebagai pusat pendidikan sekaligus pembentukan karakter generasi muda di daerah.(***)













