MANADOUPDATE.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling (YSK), menginstruksikan jajarannya bergerak cepat membantu warga yang terdampak kebakaran di Kelurahan Sindulang Satu dan Kelurahan Sario, Kota Manado.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara langsung menyalurkan bantuan bagi keluarga yang menjadi korban kebakaran di dua lokasi berbeda tersebut.
Berdasarkan data sementara, kebakaran di Kelurahan Sindulang Satu berdampak pada 32 kepala keluarga (KK), sedangkan di Kelurahan Sario terdapat tujuh KK terdampak. Secara keseluruhan, sebanyak 39 KK membutuhkan perhatian dan bantuan pascabencana.
Langkah cepat ini menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi sulit akibat kehilangan tempat tinggal maupun harta benda.
Gubernur YSK menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa puluhan keluarga tersebut. Bantuan pemerintah diharapkan dapat meringankan beban para korban, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak setelah kebakaran.
Kebakaran Sindulang Hanguskan Puluhan Rumah
Kebakaran di Kelurahan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, terjadi pada Senin (12/10/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WITA.
Api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya. Padatnya permukiman serta banyaknya bangunan berbahan kayu dan tripleks membuat kobaran api mudah menjalar.
Upaya pemadaman juga menghadapi kendala akibat terbatasnya akses kendaraan pemadam menuju titik kebakaran. Petugas mengerahkan sejumlah armada pemadam kebakaran, dibantu kendaraan water cannon kepolisian, untuk mengendalikan kobaran api.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Manado yang diberitakan sejumlah media, sebanyak 27 rumah terbakar. Bangunan tersebut terdiri dari empat rumah semi permanen dan 23 bangunan berbahan sekat atau tripleks kayu.
Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WITA, Selasa (13/10/2026). Peristiwa tersebut meninggalkan dampak besar bagi puluhan keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Tiga Rumah Terbakar di Kawasan Sario
Musibah serupa juga terjadi di kawasan Jalan Kembang, Kelurahan Sario, Kecamatan Sario, pada Senin (12/10/2026) sore, sekitar pukul 17.00 WITA.
Dalam kejadian tersebut, tiga rumah dilaporkan hangus terbakar dan berdampak pada tujuh kepala keluarga. Sejumlah unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke bangunan lain.
Informasi awal yang diberitakan media lokal menyebutkan, api diketahui setelah seorang saksi melihat asap keluar dari bagian atap salah satu rumah. Asap tersebut kemudian berkembang menjadi kobaran api yang membesar dalam waktu singkat.
Meski sempat muncul dugaan mengenai kemungkinan gangguan listrik, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kewaspadaan
Di tengah penanganan warga terdampak, masyarakat Sulawesi Utara juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama dalam kondisi cuaca yang berisiko memicu kebakaran.
Warga diharapkan lebih berhati-hati saat menggunakan peralatan listrik dan sumber api, memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, serta menghindari aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Respons cepat Dinas Sosial Pemprov Sulut dalam menindaklanjuti instruksi gubernur menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya ketika warga menghadapi musibah.
Pemerintah berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak para korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascakebakaran.
Di sisi lain, kepedulian dan semangat gotong royong dari berbagai pihak diharapkan terus tumbuh agar warga terdampak dapat kembali menata kehidupan mereka setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.(***)













