MANADOUPDATE.COM- Jaksa Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Reda Mantovani, menegaskan komitmen institusinya dalam mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi menciptakan generasi emas Indonesia.
Dalam keterangannya, Reda Mantovani menyambut baik sinergi lintas lembaga yang melibatkan Kejaksaan Agung dalam pengawasan program strategis nasional tersebut. Ia menilai, pendampingan hukum yang diberikan menjadi kunci penting dalam memastikan setiap kebijakan yang diambil di lapangan memiliki kepastian hukum yang jelas.
Menurutnya, kehadiran Kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pelaksana program di daerah. Dengan demikian, petugas dapat bekerja lebih tenang tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap kesalahan administratif.
Reda menekankan bahwa setiap anggaran negara yang dialokasikan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima utama program. Ia mengingatkan agar tidak ada celah penyimpangan dalam proses distribusi maupun pelaksanaan di lapangan.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pengawalan dari Kejaksaan diharapkan mampu mendorong profesionalisme para pelaksana, sekaligus menjaga integritas program secara keseluruhan. Dengan pengawasan ketat, program makan bergizi gratis diyakini dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang dikeluarkan oleh negara benar-benar memberikan manfaat bagi anak-anak kita,” ucap Reda.
“Jangan sampai ada keraguan dari para pelaksana di lapangan karena mereka merasa takut salah secara administratif,” tambahnya.
Program ini sendiri merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Reda menegaskan bahwa cita-cita membangun generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul hanya dapat terwujud jika program dijalankan dengan integritas tinggi dan pengawasan yang konsisten.
Di akhir pernyataannya, Reda Mantovani mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal program tersebut. Ia optimistis kolaborasi antar lembaga akan mampu menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta memperkuat fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan dukungan penuh dari Kejaksaan Agung, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya menjadi solusi pemenuhan gizi anak, tetapi juga contoh tata kelola program pemerintah yang transparan dan berintegritas.
“Dengan adanya pengawalan dari Kejaksaan, harapannya para petugas di daerah bisa bekerja dengan tenang, fokus, dan profesional,” beber Reda.
“Tujuan besar kita adalah menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul,” tandasnya.












