Antrean Pertalite di Sulut Mulai Terurai, Pasokan BBM Ditambah hingga 30 Persen

MANADOUPDATE.COM – Kabar baik bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut). Setelah sempat terjadi antrean panjang kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), penyaluran BBM jenis Pertalite kini berangsur kembali normal.

Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU pada Minggu, 18 Oktober 2026, antrean kendaraan mulai lancar dan tidak lagi memanjang seperti yang terjadi beberapa hari sebelumnya.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Endrastiawan Setyowibowo mengatakan, Polda Sulut terus memantau aktivitas di sejumlah SPBU di Kota Manado. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap terkendali serta masyarakat memperoleh pelayanan BBM secara aman dan nyaman.

“Berdasarkan pemantauan di sejumlah SPBU di Kota Manado, kondisi antrean saat ini sudah normal dan landai. Polda Sulut ingin memastikan langsung situasi di lapangan, termasuk keamanan, kelancaran pelayanan, serta koordinasi dengan pihak pengelola SPBU terkait ketersediaan dan distribusi BBM,” ujar Kombes Pol Endrastiawan.

Menurutnya, pemantauan dan pengamanan terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), termasuk keresahan akibat beredarnya informasi mengenai ketersediaan BBM.

Polda Sulut juga mengingatkan masyarakat agar tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, tidak melakukan pembelian berlebihan, serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap bijak dan tidak panik. Apabila menemukan informasi yang meresahkan terkait BBM, pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber resmi. Polri akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tukasnya.

Sebelumnya, antrean panjang kendaraan sempat terjadi di sejumlah SPBU di Sulut. Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat karena harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan Pertalite.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulut bersama Pertamina berupaya mencari solusi guna mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah tersebut.

Setelah menggelar pertemuan dengan Pertamina Regional Sulawesi serta menerima arahan dan masukan dari Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), Pertamina segera mengambil langkah percepatan dengan menambah pasokan BBM.

Pada 16 Oktober 2026, sebanyak 5 juta liter BBM mulai disalurkan untuk memperkuat stok di Sulut. Selain itu, tambahan 500 ribu liter BBM dari Gorontalo turut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Bolaang Mongondow Raya (BMR).

Penambahan pasokan tersebut akan dilanjutkan. Pertamina menjadwalkan distribusi tambahan sekitar 10 juta liter BBM, yang terdiri dari Pertalite dan Pertamax, pada 19–20 Oktober 2026.

Sebelumnya, Region Manager Retail Sales Pertamina Sulawesi, Mardian, menyampaikan bahwa penanganan antrean dilakukan melalui penambahan pasokan dan peningkatan distribusi BBM hingga 30 persen untuk wilayah Sulut.

Melalui langkah tersebut, Pertamina berupaya memastikan ketersediaan BBM tetap terjaga dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Meski kondisi antrean mulai membaik, pemantauan di lapangan tetap dilakukan untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar sehingga masyarakat dapat kembali memperoleh bahan bakar tanpa harus menghadapi antrean panjang.(***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *