PT KJL Sebut 70 Persen Pekerjanya Warga Kapitu, Tegaskan Komitmen Kembangkan SDM Lokal

MANADOUPDATE,COM– Manajemen PT KJL angkat bicara menanggapi sorotan di media sosial Facebook terkait tudingan bahwa perusahaan lebih banyak mempekerjakan tenaga kerja dari luar daerah dibandingkan masyarakat lokal, khususnya warga Kapitu, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.

Humas dan Legal PT KJL, Alvin Tumewu, menegaskan bahwa perusahaan tetap berkomitmen memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk mengembangkan karier.

Menurut Alvin, sekitar 70 persen dari total 210 pekerja PT KJL saat ini merupakan putra-putri daerah Kapitu.

Dengan komposisi tersebut, diperkirakan sebanyak 147 pekerja berasal dari Kapitu, sedangkan sekitar 63 pekerja lainnya berasal dari luar daerah tersebut.

“Untuk mencapai visi perusahaan yang terus berkembang, PT KJL berinvestasi pada pembentukan tenaga kerja yang andal. Saat ini, 70 persen pekerja kami merupakan putra-putri daerah Kapitu,” demikian penegasan manajemen PT KJL.

Selain penyerapan tenaga kerja lokal, perusahaan juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat.

Manajemen menilai, pertumbuhan perusahaan perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kemampuan dan kompetensi pekerja lokal agar mereka dapat mengambil peran lebih besar dalam operasional perusahaan.

Pendidikan Bukan Penghalang Pengembangan Karier

PT KJL juga menegaskan bahwa latar belakang pendidikan tidak serta-merta menjadi penghalang bagi pekerja untuk mengembangkan karier.

Pekerja dengan latar belakang pendidikan SMP maupun SMA disebut tetap memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembinaan dan mengembangkan kemampuan sesuai potensi masing-masing.

Menurut manajemen, pengembangan karier dilakukan dengan mempertimbangkan potensi, kompetensi, serta prestasi pekerja.

Dengan demikian, pekerja lokal yang menunjukkan kemampuan dan kinerja baik berpeluang memperoleh tanggung jawab lebih besar, termasuk menempati posisi kepemimpinan.

“PT KJL menjunjung tinggi kesetaraan peluang karier. Pekerja lokal dengan latar belakang pendidikan SMP dan SMA memiliki kesempatan yang sama untuk dibina dan dikembangkan. Bagi mereka yang berpotensi dan berprestasi, tidak menutup kemungkinan untuk tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin masa depan di PT KJL,” demikian pernyataan manajemen.

Berharap Masyarakat Mendapatkan Gambaran Utuh

Sorotan mengenai penyerapan tenaga kerja lokal menjadi perhatian karena kesempatan kerja merupakan salah satu aspek yang berkaitan langsung dengan manfaat keberadaan perusahaan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Dalam menanggapi persoalan tersebut, manajemen PT KJL berharap informasi mengenai komposisi tenaga kerja dan kebijakan pengembangan karier yang disampaikan dapat memberikan gambaran lebih utuh kepada masyarakat mengenai keterlibatan warga Kapitu dalam kegiatan operasional perusahaan.

Perusahaan juga menegaskan harapannya agar pertumbuhan usaha dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas SDM lokal.

Dengan demikian, masyarakat setempat tidak hanya memperoleh kesempatan untuk bekerja, tetapi juga memiliki peluang mengembangkan kompetensi, meningkatkan karier, dan menduduki posisi strategis di perusahaan.

Ke depan, komitmen tersebut diharapkan dapat diwujudkan melalui penyerapan tenaga kerja yang berkelanjutan, peningkatan keterampilan pekerja, serta penerapan kesempatan pengembangan karier yang transparan dan berdasarkan kemampuan masing-masing karyawan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *